Senin, 16 Maret 2015

PENDIDIKAN

APLIKASI BRAIN GYM UNTUK MENINGKATKAN
REGULASI EMOSI TERHADAP PERILAKU AGRESIF
PADA SISWA SEKOLAH DASAR
Oleh :
I Putu Agus Apriliana
Universitas Pendidikan Ganesha


Abstrak
Dewasa ini, Indonesia telah mengalami degradasi moral yang ditandai dengan maraknya kejadian perilaku agresif di lingkungan Sekolah Dasar. Perilaku agresif adalah perilaku yang meyakiti, melukai, membahayakan, dan disertai dengan adanya kekerasan terhadap orang lain. Jika ditinjau dari tahap perkembangannya, siswa SD berada pada rentangan usia antara 6-13 tahun dimana dalam masa ini, biasanya belum mampu mengontrol emosi negatifnya. Meningkatkan kemampuan regulasi emosi merupakan upaya untuk mengatasi ketidakmampuan siswa dalam mengontrol emosi negatifnya. Dalam hal ini, penulis mengaplikasikan Brain Gym untuk meningkatkan regulasi emosi siswa terhadap perilaku agresif. Gerakan dalam Brain Gym ini pada dasarnya akan mengaktifkan bagian-bagian otak seperti otak kanan, otak kiri, dan otak tengah. Keseimbangan gerakan tangan kiri dan kanan lebih diutamakan dalam Brain Gym ini. Ketika gerakan tangan berada pada posisi kiri, bagian otak kanan akan merespon. Kemudian ketika gerakan tangan berada pada posisi kanan, bagian otak kiri yang akan merespon. Otak kiri berkaitan dengan penalaran dan otak kanan berkaitan dengan emosional. Otak tengah akan aktif ketika otak kanan dan otak kiri saling berinteraksi. Pada keadaan ini, gerakan gelombang otak cenderung berada pada kesadaran alpha sehingga siswa lebih tenang dan fokus dalam menjalani aktivitas selanjutnya. Siswa menjadi lebih bernalar dan memiliki kemampuan regulasi emosi yang semakin baik dalam kehidupannya. Brain Gym ini diaplikasikan ketika, proses pembelajaran akan dimulai. Waktu yang digunakan selama 6 menit. Guru yang bersangkutan dapat memandu pelaksanaan Brain Gym ini. Tahapan pelaksanaan Brain Gym yaitu menarik nafas secara perlahan-lahan, menggerakkan kaki, tangan dan leher secara bersama-sama, gerakan 8 tidur, gerakan gajah, dan gerkan burung hantu. Setelah guru mengaplikasikan gerakan-gerakan tersebut, barulah guru bersangkutan memulai proses pembelajaran. Gerakan-gerakan Brain Gym sangatlah sederhana dan mudah untuk dilakukan oleh para siswa SD. Perlu adanya sebuah komitmen yang kuat dalam pengaplikasian Brain Gym ini. Dalam pelaksanaannya pun, diharapkan tidak terlalu serius ataupun formal. Usahakan siswa tertarik dan buat suasana semeriah mungkin, dan kondisinya seperti bermain. Jenis penulisan ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode wawancara dan studi pustaka melalui sumber buku, website, journal, e-book, e-journal dan berita.


Kata Kunci : Brain Gym, Regulasi Emosi, Perilaku Agresif dan Siswa SD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar