APLIKASI BRAIN GYM UNTUK MENINGKATKAN
REGULASI EMOSI
TERHADAP PERILAKU AGRESIF
PADA SISWA SEKOLAH
DASAR
Oleh :
I Putu Agus Apriliana
Universitas Pendidikan Ganesha
Abstrak
Dewasa
ini, Indonesia telah mengalami degradasi moral yang ditandai dengan maraknya
kejadian perilaku agresif di lingkungan Sekolah Dasar. Perilaku agresif adalah
perilaku yang meyakiti, melukai, membahayakan, dan disertai dengan adanya
kekerasan terhadap orang lain. Jika ditinjau dari tahap perkembangannya, siswa
SD berada pada rentangan usia antara 6-13 tahun dimana dalam masa ini, biasanya
belum mampu mengontrol emosi negatifnya. Meningkatkan kemampuan regulasi emosi
merupakan upaya untuk mengatasi ketidakmampuan siswa dalam mengontrol emosi
negatifnya. Dalam hal ini, penulis mengaplikasikan Brain Gym untuk meningkatkan regulasi emosi siswa terhadap perilaku
agresif. Gerakan dalam Brain Gym ini
pada dasarnya akan mengaktifkan bagian-bagian otak seperti otak kanan, otak
kiri, dan otak tengah. Keseimbangan gerakan tangan kiri dan kanan lebih
diutamakan dalam Brain Gym ini.
Ketika gerakan tangan berada pada posisi kiri, bagian otak kanan akan merespon.
Kemudian ketika gerakan tangan berada pada posisi kanan, bagian otak kiri yang
akan merespon. Otak kiri berkaitan dengan penalaran dan otak kanan berkaitan
dengan emosional. Otak tengah akan aktif ketika otak kanan dan otak kiri saling
berinteraksi. Pada keadaan ini, gerakan gelombang otak cenderung berada pada
kesadaran alpha sehingga siswa lebih
tenang dan fokus dalam menjalani aktivitas selanjutnya. Siswa menjadi lebih
bernalar dan memiliki kemampuan regulasi emosi yang semakin baik dalam
kehidupannya. Brain Gym ini
diaplikasikan ketika, proses pembelajaran akan dimulai. Waktu yang digunakan
selama 6 menit. Guru yang bersangkutan dapat memandu pelaksanaan Brain Gym ini. Tahapan pelaksanaan Brain Gym yaitu menarik nafas secara
perlahan-lahan, menggerakkan kaki, tangan dan leher secara bersama-sama,
gerakan 8 tidur, gerakan gajah, dan gerkan burung hantu. Setelah guru
mengaplikasikan gerakan-gerakan tersebut, barulah guru bersangkutan memulai
proses pembelajaran. Gerakan-gerakan Brain
Gym sangatlah sederhana dan mudah untuk dilakukan oleh para siswa SD. Perlu
adanya sebuah komitmen yang kuat dalam pengaplikasian Brain Gym ini. Dalam pelaksanaannya pun, diharapkan tidak terlalu
serius ataupun formal. Usahakan siswa tertarik dan buat suasana semeriah
mungkin, dan kondisinya seperti bermain. Jenis penulisan ini adalah deskriptif
kualitatif dengan menggunakan metode wawancara dan studi pustaka melalui sumber
buku, website, journal, e-book, e-journal
dan berita.
Kata Kunci : Brain Gym, Regulasi Emosi, Perilaku Agresif
dan Siswa SD
Tidak ada komentar:
Posting Komentar