Selasa, 28 Mei 2013
Minggu, 26 Mei 2013
Jumat, 17 Mei 2013
Senin, 29 April 2013
Pelatihan Tabuh Jegog Tingklik Terhadap Remaja Desa Candikusuma Jembrana
Program kreatifitas mahasiswa - Pengabdian Pada Masyarakat berupa pelatihan tabuh jegog tingklik terhadap remaja desa candikusuma Jembrana sebagai upaya pendidikan karakter dan pelestarian kebudayaan bali. kegiatan ini dilaksanakan dari tgl 29 Maret - 28 April 2013 bertempat di sanggar jegog tingklik pangkung blatung. Penutupan kegiatan ini yaitu pada hari minggu, 28 April 2013 menghdirkan undangan yaitu bapak Camat Melaya, Kepala Desa Candikusuma, Kelian dinas Br. Moding Kaja, Kelian Dinas Br. Moding, Kelian Adat di lingkungan Br. Moding, Tokoh Masyarakat, & Tokoh seniman jegog Br. Moding. Pada kegiatan penutupan ini Dosen Pembimbing ( Prof. Dr. Gede Sedanayasa, M.Pd ) sempat hadir bersama sang istri untuk melihat hasil pelatihan dari TIM kami yang telah dilaksanakan selama 1 bulan. Bapak Camat mengatakan "sing Badeng ben jit payuk" artinya kesenian itu perlu dikembangkan agar lebih dikenal secara meluas tidak hanya di jembrana saja. Bapak kepala desa selaku menutup acara secara resmi mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk dilakukan untuk mengembangkan potensi remaja dalam menabuh jegog tingklik. saya selaku Ketua TIM Pelaksana berharap program ini mendapat penilaian yang memuaskan dari DIKTI pusat yang akan dilakukan monitoring pada bulan juni nanti. program kreatifitas ini saya harapkan mendapatkan satu tiket PIMNAS yang akan dilaksanakan di Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin). Saya berharap Alamamater Undiksha dan Kesenian Jegog tingklik ini bisa berkumandang di Banjarmasin.
Selasa, 23 April 2013
Sekedar informasi
Nama saya I Putu Agus Apriliana, Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Ganesha. Saya Lahir di Moding Pada Tanggal 07 April 1994. Saya adalah alumni dari TK Dharma Sentana, SD N 2 Candikusuma, SMP N 2 Melaya, dan SMK N 2 Negara (Otomotif). Pengalaman saya yaitu : Juara II Lomba KIR DISTIKPORA pada tahun 2010, Juara Harapan I Lomba LKTI yg diselenggarakan oleh Pend. Geografi Undiksha tahun 2011. Alamat rumah saya Br. Moding, Ds. Candikusuma, Kec. Melaya, Jembrana Bali. Nama Ayah saya I Made Arta dan Ibu saya NI Kadek Juliati. Kesuksesan adalah cita-cita saya dan Kebahagian adalah yang utama. Maju terus untuk berkarya.....
Nama saya I Putu Agus Apriliana, Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Ganesha. Saya Lahir di Moding Pada Tanggal 07 April 1994. Saya adalah alumni dari TK Dharma Sentana, SD N 2 Candikusuma, SMP N 2 Melaya, dan SMK N 2 Negara (Otomotif). Pengalaman saya yaitu : Juara II Lomba KIR DISTIKPORA pada tahun 2010, Juara Harapan I Lomba LKTI yg diselenggarakan oleh Pend. Geografi Undiksha tahun 2011. Alamat rumah saya Br. Moding, Ds. Candikusuma, Kec. Melaya, Jembrana Bali. Nama Ayah saya I Made Arta dan Ibu saya NI Kadek Juliati. Kesuksesan adalah cita-cita saya dan Kebahagian adalah yang utama. Maju terus untuk berkarya.....
Senin, 22 April 2013
Kegiatan Pelatihan Tabuh Jegog Tingklik terhadap remaja Ds. Candikusuma, Melaya, Jembrana di Sanggar Jegog Tingklik "Pangkung Blatung". Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 29 Mei - 28 April 2013. Penutupan kegiatan ini akan dihadiri oleh Bapak Camat Melaya, Dosen Undiksha ( Prof. Dr. Gede Sedanayasa ), dan Kepala Desa Candikusuma bersama jajarannya. Kegiatan ini dilaksanakan oleh TIM PELAKSANA PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA - PENGABDIAN PADA MASYARAKAT ( PKM-M ) Universitas Pendidikan Ganesha ( UNDIKSHA ). Adanya Pelatihan semacam ini diharapkan agar remaja di desa Candikusuma terjalin rasa persaudaraannya serta tumbuhnya kesenian jegog yang dulu terkenal. Kami berharap pelatihan ini berguna bagi remaja pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. TIM ini terdiri atas 3 orang yaitu I Putu Agus Apriliana ( Ketua ), Ade Indra Prasetia ( Anggota I ), serta Gusti Ayu Ryana Mahasari ( Anggota II ).Kegiatan ini merupakan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat dana dari DIKTI. Namun sampai saat ini belum ada kepastian mengenai kapan dananya akan turun. Saya dan anggota tetap melaksanakan kegiatan ini dengan baik meskipun belum ada kepastian kapan dananya akan turun. Dengan iuranlah kami melaksanakan kegiatan ini mengingat bahwa monev dari DIKTI itu pertengan bulan Mei. Kami memiliki optimis untuk dapat membawa nama UNDIKSHA ke ajang PIMNAS yang akan dilaksanakan di Universitas Lambung Mangkurat. Dumogi Astu Sweca Ida Sang Hyang Widhi Wasa Ngicenin Indik Kegiatan Puniki.
Sabtu, 20 April 2013
Rabu, 20 Februari 2013
PKM-M lolos DIKTI
PELATIHAN TABUH JEGOG TINGKLIK TERHADAP REMAJA DI
DESA CANDIKUSUMA JEMBRANA SEBAGAI UPAYA PENDIDIKAN KARAKTER SERTA PELESTARIAN
KEBUDAYAAN BALI
Diusulkan oleh:
I Putu Agus Apriliana
Ade Indra Prasetia
Gusti Ayu Ryana Mahasari
Abstrak
Bali
merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia yang terkenal akan adat
budaya yang menawan. Seiring perkembangan zaman, kesenian adat
Bali secara perlahan-lahan dilupakan oleh masyarakat terutama para remaja. Kabupaten Jembrana memiliki kesenian khas yaitu
Kesenian Jegog Tingklik yang mulai
dilupakan oleh remaja di desa Candikusuma. Remaja lebih suka melakukan suatu
kegiatan yang lebih bersifat individualisme
dan melupakan arti penting sebuah kelompok social. Perlu dilakukan kajian ilmiah dalam menyelesaikan
suatu kejadian sosial budaya. Tujuan
umumnya adalah melatih keterampilan menabuh remaja yang dapat mendidik karakter
serta melestarikan kesenian Bali. Tujuan khususnya adalah mengetahui tanggapan remaja
terhadap pelatihan tabuh, memahami setrategi pendekatan terhadap remaja, serta
mengembangkan teknik pelatihan tabuh Jegog Tingklik terhadap remaja. Luaran
yang diharapkan adalah keterampilan menabuh remaja serta memiliki kepribadian
dan karakter yang berkesenian tabuh Jegog Tingklik. Gambaran umum masyarakat
sasaran yaitu total jumlah masyarakat 350 KK mencakup para remaja (umur 14 – 19
tahun) sebanyak 58 orang. Total jumlah remaja ini mencakup sebanyak 38 remaja
laki-laki serta 20 remaja putri. Dilihat dari pendidikannya, remaja desa
Candikusuma hanya tamat pada tingkat SMA/SMK kemudian bekerja ke luar daerah
serta sebagian kecil melanjutkan ke Perguruan tinggi. Hal inilah yang
menyebabkan jumlah remaja di desa Candikusuma menjadi sedikit. Berdasarkan
analisis tersebut di atas, maka perlunya melatih keterampilan, keperibadian,
kecintaan, keinginan, serta kepedulian remaja terhadap kesenian daerah sendiri.
Metode pelaksanaannya yaitu persiapan, pelatihan serta pementasan. Jumlah dana
yang dibutuhkan yaitu Rp. 9.283.000 dengan rinciannya : Biaya persiapan, Biaya
pelatih tabuh, Biaya konsumsi, Biaya perjalanan, Biaya kerohanian, Biaya
dokumentasi, serta biaya pementasan.
Kata Kunci : Remaja, Jegog Tingklik, Pelatihan, Kesenian, Tabuh
Langganan:
Postingan (Atom)



