Senin, 01 Oktober 2012

Tugas Profesi BK


BAB I
PENDAHULUAN
a. Latar Belakang
Tugas merupakan sesuatu hal yang harus diselesaikan oleh seorang mahasiswa. Tugas ini terdiri dari dua bentuk yaitu tugas individu dan tugas kelompok. Tugas yang dikerjakan secara bersama-sama merupakan tugas kelompok. Tugas individu merupakan suatu tugas yang dikerjakan oleh individu atau seorang mahasiswa. Tugas semacam inilah yang biasanya selalu hadir dalam aktifitas kampus.
Seorang dosen biasanya memberikan tugas kepada mahasiswanya dalam berbagai bentuk. Tugas persentasi, makalah, esay, diskusi dan lain-lain merupakan bagian-bagian dari tugas yang diberikan oleh dosen. Seorang dosen memberikan tugas kepada mahasiswanya dengan tujuan melatih “hard skill” mahasiswa. Seorang mahasiswa dituntut agar benar-benar mengerjakan tugas agar dapat memenuhi nilai proses belajarnya.
Dalam hal ini, tugas yang diberikan oleh dosen berupa tugas kelompok. Tugas kelompok ini berhubungan dengan mata kuliah profesi BK. Mata kuliah ini di ajarkan oleh Prof. Dr. I Ketut Dharsana, M.Pd Kons. beserta Dra. Nengah Madri Antari M.Erg.


b. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan beberapa masalah seperti berikut:
  1. Definisi tentang bimbingan.
  2. Definisi tentang complain inflasi data.
  3. Perbedaan bimbingan dan konseling.
  4. Persamaan bimbingan dan konseling.
  5. Nama tokoh bimbingan konseling yang bergelar Professor.
  6. Asas-asas bimbingan konseling.
  7. Tujuan bimbingan konseling.
  8. Fungsi bimbingan konseling.
  9. Ciri-ciri seorang konselor.
  10. Kode etik dan etika seorang konselor.
  11. Membuat esay seseorang yang punya ciri-ciri baik dan buruk serta solusinya.
  12. Membuat esay tentang sikap, ajaran agama Hindu, dan ciri-ciri wisesa, swadyaya, dan rupaka.
  13. Bagaimana hubungan dan hukuman calon guru konselor yang alpaka guru.
  14. Bagaimana cara memberikan konseling tentang konselor yang alpaka guru.
  15. Bagaimana hubungan antara pembimbingan dan pengajaran.


c. Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah di atas dapat dirumuskan beberapa tujuan penulisan makalah ini yaitu sebagai berikut.
1. Untuk mengetahui definisi bimbingan konseling.
2. Untuk memahami ajaran agama Hindu.
3. Untuk mengetahui kode etik dan etika seorang konselor.


d. Manfaat Penulisan
Adapun manfaat penulisan makalah ini adalah sebagai berikut
1. Kita bisa mengetahui definisi bimbingan konseling.
2. Kita bisa lebih memahami ajaran agama Hindu.
3. Kita bisa mengetahui kode etik dan etika seorang konselor.


Senin, 17 September 2012

essay catur guru


12. ESAY TENTANG SIKAP DAN AJARAN AGAMA HINDU YANG BERKAITAN DENGAN CATUR GURU SERTA CIRRI-CIRINYA.
Agama hindu mengajarkan bahwa kita (umat Hindu) mempercayai bahwa ada empat guru yang patut untuk dihormati. Penghormatan ini dilakukan dengan patuh terhadap segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Catur guru merupakan empat guru yang patut dihormati oleh umat hindu. Guru swadyaya, guru rupaka, guru pengajian serta guru wisesa merupakan pembagian dari catur guru.
Berikut ini pembahasan dari bagian-bagian catur guru yaitu
1. Guru Swadyaya
          Merupakan guru yang utama yang patut dihormati oleh umat hindu. Ida Sang Hyang Widhi Wasa merupakan nama lain dari guru swadyaya tersebut. Menurut pamangku Pura sari di Dusun Moding, Jembrana ini berpendapat bahwa segala penguasaan dunia baik secara sekala maupun niskala ini diatur oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Pemangku ini juga mengungkapkan bahwa umat hindu yang melupakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa akan mengalami kesengsaraan di dalam menjalani kehidupan. Beliau berpesan kepada umat hindu terutama para remaja untuk selalu melakukan sembah bhakti kehadirat beliau agar kita semua mendapatkan kesejahtraan yang abadi di dunia ini.
2. Guru Rupaka
          Merupakan guru yang kedua yang selanjutnya patut untuk dihormati. Keluaga besar utamanya orang tua kita sendiri merupakan sebutan dari guru rupaka. Seseorang yang menjadi manusia seutuhnya itu merupakan hasil kerja keras orang tua dalam mendidik, serta membesarkan kita. Pandangan orang tua (ayah dan ibu)  penulis mengenai sikap dan ajaran agama hindu yang berkaitan dengan catur guru ini sangatlah patut untuk dilestarikan. Remaja zaman sekarang sudah tidak memperdulikan lagi yang namanya alpaka guru. Alpaka guru merupakan sikap yang tidak pernah menghormati catur guru. Orang tua penulis berharap agar penulis sebagai anaknya selalu menghormati guru rupaka bahkan catur guru sekalipun.   
 
3. Guru Pengajian
          Dalam lembaga pendidikan, guru pengajian selalu ikut serta dalam aktifitas lembaga ini. Mengajarkan kepada peserta didik agar kelak berguna bagi masyarakat secara umum adalah tugas utamanya. Guru pengajian ini merupakan guru kita yang mengajar disekolah maupun perguruan tinggi. Berdasarkan wawancara penulis dengan salah satu guru SD di SD N 2 Candikusuma, beliau memiliki komitmen yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya. Beliau juga berpesan kepada generasi muda agar tidak melupakan jasa guru pengajian. Hormatilah beliau seperti kita menghormati bagian-bagian catur guru lainnya.
4. Guru wisesa
          Merupakan guru yang paling terakhir yang patut kita hormati dalam ajaran agama hindu. Mengatur daerah, bahkan mengatur suatu negara agar kearah yang lebih baik adalah merupakan tugas beliau. Pemerintah adalah sebutan lain dari guru wisesa. Ikut pemilu bagi yang sudah cukup umur adalah salah satu cara menghormati guru wisesa. Bagi para pelajar, belajar yang giat dan mengukir prestasi merupakan hal kecil dalam menghormati guru wisesa. Menurut kepala dusun moding, mengikuti aturan yang ada dan tidak melakukan pelanggaran hukum sudah termasuk dalam menghormati guru wisesa. Harapan beliau kedepan adalah tidak ada lagi yang namanya kriminalitas di negri ini.
Berdasarkan uraian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa kita semua yang beragama hindu harus menghormati catur guru. Sebagai generasi muda yang beriman sudah sepatutnya kita mendalami ajaran agama kita sendiri. Tanpa adanya suatu generasi penerus maka akan hancurlah dunia ini tanpa kehadiran suatu ajaran agama.  

Rabu, 12 September 2012

inflasi data


Inflasi adalah kecenderungan dari harga-harga untuk menaik secara umum dan terus menerus. Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak disebut inflasi, kecuali bila kenaikan tersebut meluas kepada (atau mengakibatkan kenaikan) sebagian besar dari harga barang-barang lain.Inflasi digolongkan menurut beberapa cara, dapat menurut laju inflasi (ringan, sedang, berat, hiper inflasi), sebab awalnya (demand atau cost inflation), asalnya (domestic atau imported inflation).Ada 3 teori utama mengenai inflasi. Teori Kuantitas menekankan bahwa penyebab utama inflasi adalah pertambanahn jumlah uang beredar dan psikologi masyarakat mengenai kenaikan harga di masa mendatang. Teori Keynes: inflasi terjadi karenan masyarakat hidup diluar batas kemampuan sekonomisnya.. Teori strukturalis: sebab inflasi adalah dari kekakuan struktur ekonomi.
Biaya Inflasi yang diharapkan muncul adalah: Shoe leather cost, Menu cost,Complaint and opportunity loss cost, Biaya perubahan peraturan/undang-undang pajak, danBiaya ketidaknyamanan hidup. Biaya inflasi yang tidak diharapkan: Redistribusi pendapatan antara debitor dengan kreditor dan Penurunan nilai uang pensiunan.Dampak inflasi antara lain engara rentan timbul kekacauan, masyarakat menarik tabungan, bank kekurangan dana dam bangkrut, harga semakin naik, distribusi barang tidak adil, produsen bangkrut, dampak positifnya adalah masyarakats emakinselektif memilih barang,menumbuhkan industri kecil, dan pengangguran berkurang karena banyak wirausahawan.Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi inflasi adalah yangberkaitan dengan Kebijaksanaan Moneter, Kebijakan Fiskal, Kebijakan yang Berkaitan dengan Output, Kebijaksanaan Penetuan Harga dan Indexing, Sanering, dan Devaluasi.
Inflation is the tendency for rising prices in general and continuously. The increase in the price of one or two items not called inflation, unless the increase is extended to (or result in increases) most of the price of goods classified according lain.Inflasi several ways, according to the rate of inflation (mild, moderate, severe, hyper inflation), because the initial (demand or cost inflation), origin (domestic or imported inflation.) There are three main theories about inflation. Quantity Theory emphasizes that the main cause of inflation is pertambanahn the money supply and the psychology community about future price increases. Keynesian theory: inflation occurs karenan people live beyond their ability sekonomisnya .. Structuralist theory: because inflation is the economic structure of the stiffness.
Cost inflation is expected to appear are: Shoe leather costs, menu costs, Complaint and opportunity loss cost, fee change regulation / tax laws, danBiaya inconvenience of living. Cost of unexpected inflation: redistribution of income between debtors and creditors and the decline in the value of money pensiunan.Dampak inflation among other vulnerable modern state arise chaos, people withdraw savings, bank underfunded dam broke, the rising prices, unfair distribution of goods, the manufacturers went bankrupt, the impact Positively masyarakats emakinselektif select items, small industries grow, and unemployment is reduced because many wirausahawan.Upaya to do to prevent and cope with inflation is yangberkaitan Monetary Policy, Fiscal Policy, Policy Relating to Output, Price Determination and Indexing Wisdom, Sanering, and devaluation.

Sabtu, 01 September 2012

Pesan untuk kawan Bangsa Indonesia


Kawan-kawan semua satu nusa, satu bangsa yaitu Indonesia HINDARI HAL SEPERTI ini karna rugi diri sendiri, rugi keluarga, rugi masyarakat bahkan bangsa dan negara Indonesia tercinta.
SELALU HIDUP SEHAT dan INGAT PESAN ORANG TUA.

Abstrak Kenakalan Remaja


PENDIDIKAN KARAKTER DI RUMAH, SEKOLAH, DAN MASYARAKAT UNTUK MENCEGAH REMAJA MINUM MINUMAN ARAK
SERTA FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB DAN PENANGGULANGANNYA
DI KABUPATEN JEMBRANA

Oleh:
I Putu Agus Apriliana               
I Putu Antara                              
I Ketut Tista Budi Adnyana   

Abstrak
Pengaruh budaya luar terhadap karakter budaya bangsa ada yang bersifat positif dan ada yang bersifat negatif. Pengaruh positif adalah gemar membaca, dan menciptakan hal baru. Pengaruh negatif adalah gaya hidup individualistis dan gaya hidup yang hendotisme. Terjadi penurunan nilai karakter budaya bangsa seperti disiplin, jujur, tanggung jawab, religious, dan kreatif. hal ini disebabkan oleh adanya suatu kegiatan seperti minum minuman arak. untuk meningkatkan karakter budaya bangsa perlu dilakukan kajian ilmiah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab, cara pendidikan karakter budaya bangsa dan cara penanggulangan remaja Jembrana yang minum minuman arak. Metode yang digunakan adalah metode observasi, angket dan wawancara. Populasi adalah remaja yang minum arak, sempelnya adalah remaja yang minum arak pada saat pengamatan. Subjeknya adalah remaja dan objeknya kenakalan remaja di kabupaten Jembrana. Faktor-faktor penyebab minum-minuman arak di kalangan remaja Jembrana  meniru atau mencoba-coba 26,04%, gengsi 23,96%, diputusin pacar 52,08%, keinginan sendiri 32,29%, keluarga yang tidak harmonis 17,71%, pengaruh lingkungan 57,29%, pengaruh teman 83,33%, dan kebebasan yang berlebihan 36,46%. Cara pendidikan karakter budaya bangsa dapat mencegah terjadinya minum minuman arak di kalangan remaja Jembrana adalah dengan pendidikan karakter di rumah, sekolah dan masyarakat. Cara penanggulangan remaja Jembrana yang minum minuman arak antara lain pendekatan keluarga, tokoh masyarakat, serta pembubaran tempat tempat yang dijadikan minum minuman arak serta merazia warung-warung penjual arak. bagi polisi agar selalu melakukan razia terhadap penjual minuman arak


                                                                                                
Kata Kunci : Arak, Karakter, Remaja, dan Pendidikan