Rabu, 20 Februari 2013

PKM-M lolos DIKTI


PELATIHAN TABUH JEGOG TINGKLIK TERHADAP REMAJA DI DESA CANDIKUSUMA JEMBRANA SEBAGAI UPAYA PENDIDIKAN KARAKTER SERTA PELESTARIAN KEBUDAYAAN BALI
Diusulkan oleh:
I Putu Agus Apriliana
Ade Indra Prasetia
Gusti Ayu Ryana Mahasari

Abstrak
Bali merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia yang terkenal akan adat budaya yang menawan. Seiring perkembangan zaman, kesenian  adat Bali secara perlahan-lahan dilupakan oleh masyarakat terutama para remaja. Kabupaten Jembrana memiliki kesenian khas yaitu Kesenian Jegog Tingklik yang mulai dilupakan oleh remaja di desa Candikusuma. Remaja lebih suka melakukan suatu kegiatan yang lebih bersifat individualisme dan melupakan arti penting sebuah kelompok social. Perlu dilakukan kajian ilmiah dalam menyelesaikan suatu kejadian sosial budaya.  Tujuan umumnya adalah melatih keterampilan menabuh remaja yang dapat mendidik karakter serta melestarikan kesenian Bali. Tujuan khususnya adalah mengetahui tanggapan remaja terhadap pelatihan tabuh, memahami setrategi pendekatan terhadap remaja, serta mengembangkan teknik pelatihan tabuh Jegog Tingklik terhadap remaja. Luaran yang diharapkan adalah keterampilan menabuh remaja serta memiliki kepribadian dan karakter yang berkesenian tabuh Jegog Tingklik. Gambaran umum masyarakat sasaran yaitu total jumlah masyarakat 350 KK mencakup para remaja (umur 14 – 19 tahun) sebanyak 58 orang. Total jumlah remaja ini mencakup sebanyak 38 remaja laki-laki serta 20 remaja putri. Dilihat dari pendidikannya, remaja desa Candikusuma hanya tamat pada tingkat SMA/SMK kemudian bekerja ke luar daerah serta sebagian kecil melanjutkan ke Perguruan tinggi. Hal inilah yang menyebabkan jumlah remaja di desa Candikusuma menjadi sedikit. Berdasarkan analisis tersebut di atas, maka perlunya melatih keterampilan, keperibadian, kecintaan, keinginan, serta kepedulian remaja terhadap kesenian daerah sendiri. Metode pelaksanaannya yaitu persiapan, pelatihan serta pementasan. Jumlah dana yang dibutuhkan yaitu Rp. 9.283.000 dengan rinciannya : Biaya persiapan, Biaya pelatih tabuh, Biaya konsumsi, Biaya perjalanan, Biaya kerohanian, Biaya dokumentasi, serta biaya pementasan.

Kata Kunci : Remaja, Jegog Tingklik, Pelatihan, Kesenian, Tabuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar