APLIKASI
BREATHING MEDITATION
UNTUK
MENINGKATKAN KECERDASAN
EMOSIONAL (EQ)
PADA
SISWA DENGAN PERILAKU MENYIMPANG
Oleh :
I Putu Agus Apriliana dan Putu Abda Ursula
Universitas Pendidikan Ganesha
Abstrak
Perilaku menyimpang siswa merupakan salah
satu masalah besar bangsa yang sampai saat ini belum dapat diselesaikan.
Perilaku menyimpang siswa adalah tindakan
yang dilakukan oleh siswa bertentangan dengan aturan-aturan, maupun norma-norma
yang berlaku di masyarakat, sehingga dapat mengganggu masyarakat. Perilaku menyimpang ini meliputi penggunaan narkoba, tawuran, hubungan
seksual diluar nikah, dan tindak kriminal. Hal ini terjadi, akibat
ketidakmampuan siswa dalam mengendalikan emosinya (kecerdasan emosional
rendah). Siswa yang memiliki kecerdasan emosional rendah akan tidak mampu memberikan
kesan yang baik terhadap dirinya, tidak mampu mengungkapkan dengan baik emosinya
sendiri, tidak dapat mengendalikan perasaan, dan tidak mampu mengungkapkan
reaksi emosi sesuai dengan kondisi yang ada. Melalui aplikasi Breathing Meditation ini, kecerdasan emosional siswa akan ditingkatkan
untuk mengatasi perilaku menyimpang tersebut. Hal ini dilakukan dengan
cara menurunkan gerakan gelombang otak yang cepat (kesadaran beta) dan mengembalikan berfikir nalar
siswa (otak kanan berinteraksi) akibat dari emosi yang berlebihan. Proses ini
diawali dengan posisi tubuh yang nyaman, konsentrasi pada saluran pernafasan
dan mata dalam keadaan tertutup selama 10 sampai 15 menit. Dalam proses ini,
gelombang otak akan bergerak secara perlahan-lahan dan mulai melambat (kesadaran alpha) sehingga otak kanan akan lebih
berfungsi kembali dan saling berinteraksi dengan otak kiri. Emosi siswa akan
menurun dan akan mampu dikendalikan dengan segera. Teknik dan strategi
aplikasi Breathing Meditation ini yaitu
: memperhatikan
dan mempersiapkan kondisi siswa, tempat yang hening serta nyaman, pemandu
pelaksanaan dan posisi tubuh siswa. Kemudian, diawali dari tahapan memusatkan
perhatian dan selanjutnya tahapan merasakan proses. Kecerdasan emosional siswa
akan meningkat ketika hal ini dikuasai, dilakukan secara rutin, serta
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, siswa akan mampu memberikan kesan yang baik terhadap
dirinya, mampu mengungkapkan dengan baik emosinya sendiri, dapat mengendalikan
perasaan, dan mampu mengungkapkan reaksi emosi sesuai dengan kondisi yang ada. Dengan
meningkatnya kecerdasan emosional siswa ini, maka perilaku menyimpang akan
dapat diatasi. Jenis kajian ini
adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan
studi pustaka.
Kata Kunci :
Breathing Meditation, Perilaku Menyimpang,
Kecerdasan
Emosional, Siswa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar