PEMANFAATAN
LIMBAH MOLASES SEBAGAI SUMBER
ENERGI
LISTRIK BERBASIS MICROBIAL FUEL CELL (MFC)
UNTUK MENGHADAPI KRISIS ENERGI 2025
Oleh :
I Putu Agus Apriliana & I Made Ary
Sudiatmika
Universitas Pendidikan Ganesha
Abstrak
Penggunaan energi listrik terus mengalami peningkatan setiap
tahunnya. Peningkatan ini perlu diimbangi dengan penyediaan sumber energi yang
cukup. Tentunya
hal ini untuk mengantisipasi terjadinya krisis energi di tahun 2025. Dalam hal
ini, penulis melakukan kajian terhadap pemanfaatan limbah molases sebagai
sumber energi listrik berbasis Microbial
Fuel Cell (MFC). Limbah molases sebagai sisa buangan pabrik gula,
memiliki kandungan air gula dan karbohidrat yang sangat tinggi serta
keberadaannya sangat melimpah di masyarakat. Kandungan inilah yang nantinya
akan dimanfaatkan oleh mikroorganisme sebagai substrat dalam proses
metabolismenya di dalam MFC. Dalam proses inilah, akan dihasilkan proton dan
elektron yang dapat menghasilkan energi listrik pada sirkuit listrik. Desain Microbial Fuel Cell (MFC) ini meliputi
saluran masuk limbah, ruang anoda, batang grafit anoda, tutup anoda, saluran
buang anoda, PEM, ruang katoda, batang grafit katoda, tutup katoda, saluran
buang katoda, dan sirkuit listrik.
Elektron anoda akan mengalir melalui sirkuit listrik menuju katoda.
Sehingga terjadi aliran listrik pada sirkuit listrik. Pada ruang anoda terdapat
limbah molases, mikroorganisme dari ragi tape dan larutan buffer fosfat.
Pada ruang katoda terdapat larutan elektrolit dan larutan buffer fosfat. Inkubasi dilakukan selama satu hari dalam kondisi anaerob. Dalam
proses tersebut, mikroba akan menghasilkan elektron, proton dan CO2. Elektron
menempel pada batang grafit (anoda), dan proton melalui PEM, dan disalurkan
oleh larutan elektrolit sehingga menempel pada batang grafit (katoda). Dengan
adanya elektron pada batang grafit anoda dan proton pada batang grafit katoda,
maka akan terjadi aliran elektron pada sirkuit listrik dari anoda menuju
katoda. Aliran elektron inilah yang menghasilkan listrik. Dengan adanya aliran
listrik pada sirkuit listrik maka ini merupakan energi baru dan terbaharukan
sebagai upaya menghadapi krisis energi 2025. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif,
dengan metode wawancara dan studi pustaka. Guna pengembangan pemanfaatan limbah
molases sebagai subtract dalam MFC, perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait
desain, komposisi limbah molases dalam MFC serta mikroba yang digunakan, untuk
menghasilkan elektron yang lebih besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar