INOVASI
RENEWABLE ENERGY :
“BIOETANOL BREAD FRUIT (BBF)” SEBAGAI
UPAYA MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN ENERGI NASIONAL
Oleh :
I Putu Agus Apriliana dan I Made Ary Sudiatmika
Universitas Pendidikan Ganesha
Abstrak
Permasalahan
mengenai sumber energi nasional, sudah sangat mengkhawatirkan. Minyak bumi
sebagai sumber energi nasional, kini semakin berkurang keberadaannya. Hal ini tentunya
akan dapat mengakibabkan terjadi krisis energi di tahun mendatang. Selain itu,
harga minyak bumi juga mengalami fluktuasi. Tentunya, hal ini akan menyebabkan
terjadinya gangguan pada aktivitas ekonomi nasional. Untuk itu, pengembangan
energi terbarukan merupakan langkah strategis dalam mengatasi permasalahan
energi nasional tersebut. Salah satu sumber energi
terbarukan adalah Bioetanol Bread
Fruit (BBF). BBF merupakan energi terbarukan sebagai pengganti minyak bumi
yang terbuat dari biomassa buah sukun tua. Bentuk
buah sukun tua yang digunakan yaitu bulat telur/lonjong, kulit berduri/halus, dagingnya berserat halus, tekstur buah lunak, dan daging buahnya
berwarna kuning. Buah sukun tua digunakan karena memiliki kandungan karbohidrat
yang cukup tinggi. Selain itu, buah sukun tua juga sangat mudah dijumpai
dan keberadaannya sangat melimpah di masyarakat. Pengolahan buah sukun tua
menjadi BBF yaitu : mempersiapkan peralatan dan
bahan, proses gelatinase, proses fermentasi, dan proses distilasi. Dengan
adanya BBF ini, maka akan dapat menyuplai cadangan minyak bumi nasional,
sehingga krisis energi akan dapat diatasi. Selain itu, cara pengolahannya yang
mudah dan bahannya mudah didapat, tentunya harganya akan dapat dijangkau oleh
masyarakat. Sehingga, dengan adanya BBF ini, maka akan dapat mewujudkan
kemandirian energi nasional di masa depan. Pengembangan BBF ini, memiliki berbagai keunggulan, yaitu: tersedia secara
alamiah, lestari, ramah lingkungan, mandiri energi, dan lebih murah. Sehingga,
dengan berbagai keunggulan tersebut, pengembangan BBF ini merupakan langkah
strategis dalam mengatasi permasalahan energi nasional. Jenis penulisan ini adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan
metode wawancara dan studi pustaka. Penulis memberikan saran yaitu guna
pengembangan energi terbarukan: BBF ini, perlu dilakukan penelitian langsung
terkait proses pembuatannya, guna menghasilkan BBF dengan kemurnian yang tinggi.
Kata Kunci : Energi, BBF, Buah Sukun Tua
Tidak ada komentar:
Posting Komentar